Sekolah Swasta Diharapkan Bantu Siswa Terdampak Covid-19

Sekolah Swasta Diharapkan Bantu Siswa Terdampak Covid-19

REPUBLIKA. CO. ID, KUPANG — Pemerintah Nusa Tenggara Timur (NTT) mendorong sekolah-sekolah preman di provinsi berbasis kepulauan itu memberikan keringanan pembayaran uang madrasah dan dana pembangunan sekolah kepada wali siswa yang terdampak pandemi Covid-19. Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat melalui Besar Biro Humas dan Protokol Setda NTT, Marius Ardu Jelamu memberikan harapan tersebut di…

Sekolah bisa memberikan kebijakan pemotongan dana pembangunan sekolah

REPUBLIKA. CO. ID, KUPANG — Pemerintah Nusa Tenggara Timur (NTT) mendorong sekolah-sekolah preman di provinsi berbasis kepulauan itu memberikan keringanan pembayaran uang sekolah dan dana pembangunan sekolah terhadap orang tua siswa yang terdampak pandemi Covid-19. Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat menggunakan Kepala Biro Humas dan Aturan Setda NTT, Marius Ardu Jelamu menyampaikan harapan tersebut di Ketepeng, Rabu (5/8).

Marius mengatakan hal itu terkait penuh keluhan para orang tua anak pada sekolah swasta di NTT yang mengalami kesulitan dalam pembalasan dana pembangunan sekolah. “Pandemi Covid-19 ini telah berdampak pada berkurangnya pendapatan wali siswa sehingga perlu ada kebijakan dari pihak madrasah untuk meringankan beban para karakter tua siswa yang terdampak Covid-19, ” kata Marius.

Ia mengatakan, sekolah bisa memberikan kebijakan untuk meringankan para karakter tua siswa dengan memberikan pemotongan dana pembangunan sekolah. “Beberapa sekolah swasta di Kota Kupang tersedia yang memberikan pemotongan dana pendirian sebesar 40 persen kepada para orang tua siswa. Kami berniat sekolah swasta yang lainnya bisa melakukan hal serupa sehingga anak-anak bisa melanjutkan pendidikan dengan cara, ” kata Marius.

Menurut dia, pihak sekolah juga dapat memberikan kebijakan kepada para orang tua siswa untuk membayar simpanan pembangunan sekolah dengan cara mencicil dalam waktu tertentu.

Dengan demikian kata dia, getah perca orang tua siswa di sekolah swasta tidak terbebani dengan bervariasi jenis pungutan di sekolah di tengah pandemi Covid-19.

Terkait biaya pulsa data bagi siswa yang mengikuti sekolah secara daring kata dia, pihak madrasah negeri maupun swasta di NTT agar mengalokasikan bantuan pulsa bukti kepada siswa dari dana Sandaran Operasional Sekolah (BOS).

sumber: Antara