Kasus Positif Covid-19 Terus Meningkat Tiga Pekan Terakhir

Kasus Positif Covid-19 Terus Meningkat Tiga Pekan Terakhir

REPUBLIKA. CO. ID, BEKASI — Jumlah kasus positif Covid-19 dalam Kota Bekasi terus meningkat tiga pekan terakhir. Saat ini, rasio positif kasus sudah mencapai tujuh, 7 persen. Persentase ini sudah melebihi standar World Health Organization (WHO) dalam penanganan pandemi Covid-19 yakni kurang dari 5 upah.

Peningkatan kasus mulai terlihat pada pekan ketiga Juli 2020.

REPUBLIKA. CO. ID, BEKASI — Jumlah kejadian positif Covid-19 di Kota Bekasi terus meningkat tiga pekan terakhir. Saat ini, rasio positif urusan sudah mencapai 7, 7 upah. Persentase ini telah melebihi pengampu World Health Organization (WHO) di penanganan pandemi Covid-19 yakni kurang dari 5 persen.

Wali Tanah air Bekasi, Rahmat Effendi, menuturkan, penambahan kasus mulai terlihat pada minggu ketiga Juli 2020. Hal itu juga membuat angka kematian dengan bertambah akibat Covid-19 yakni mencapai 55 orang.

“Dua pekan ke belakang, pekan ke-3 bulan Juli sudah kelihatan (peningkatannya). Untuk angka kematian juga udah muncul sekarang walupun itu sampai dari (bawaan) paru, ” terang dia di Stadion Patriot Candrabraga, Kota Bekasi, Selasa (18/8).

Selain itu, angka reproduksi kasus di Kota Bekasi sudah di atas satu. Pepen, sebutan akrabnya, menuturkan, setiap harinya Laboratorium Kesehatan Daerah Kota Bekasi melakukan pengecekan terhadap 200 sample dengan dites. Hal ini cukup menghambat durasi pemkot dalam mengeluarkan buatan penelitian.

“Kalau 200 (sample) itu berarti dua keadaan dia selesai. Karena satu hari itu sekitar 96-an. Kalau non stop 24 jam. Tapi membentuk enggak bisa non stop, jadi kita harus ada yang baru, ” jelas dia.

Tempat menuturkan, saat ini total rapid tes atau tes cepat yang dilakukan oleh Pemkot Bekasi ada 53. 025 tes. Hingga Desember mendatang, pihak Pemkot masih mempunyai stok 60. 735 buah rapid. Sedangkan kit-PCR yang digunakan untuk tes usap atau swab masih tersedia 1. 000 buah.

“Artinya kalau satu komisi kali jumlah penduduk (sudah) kira-kira 24 ribu, maka kita telah (tes) satu persen lebih, ” kata Pepen.