Produksi Sampah di Kuningan Capai 440 Ton Per Hari

Produksi Sampah di Kuningan Capai 440 Ton Per Hari

REPUBLIKA. CO. ID, KUNINGAN – Sampah yang dihasilkan bangsa di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat mencapai ratusan ton setiap harinya. Untuk itu, dibutuhkan kesadaran kelompok dan pengelolaan sampah yang cara di tingkat desa dan kelurahan.

Kesadaran masyarakat pada sampah serupa kurang maksimal sehingga butuh les.

REPUBLIKA. CO. ID, KUNINGAN – Sampah yang dihasilkan masyarakat di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat menyentuh ratusan ton setiap harinya. Untuk itu, dibutuhkan kesadaran masyarakat dan pengelolaan sampah yang baik di tingkat desa dan kelurahan.

Kejadian tersebut terungkap dalam Rapat Penyelarasan Pengelolaan Sampah, yang dipimpin Penulis Daerah (Sekda) Kabupaten Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, di Ruang Rapat Linggajati Pendopo Kuningan, kemarin. Dian menyebutkan, dalam sehari, jumlah sama pembuangan sampah per orang menyentuh 0, 4 kg.

“Jika dikalikan dengan 1, 1 juta penduduk Kuningan, maka dalam sehari sampah di Kabupaten Kuningan mencapai 440 ton, ” perkataan Dian.

Dalam kerap koordinasi itu dibahas mengenai pengelolaan sampah yang dinilai belum serasi dengan harapan. Kesadaran masyarakat di dalam sampah juga kurang maksimal jadi diperlukan adanya edukasi.

Tak hanya tentang sistem kumpul-angkut-buang, melainkan juga tentang ketersediaan Tempat Pembuangan Sementara dan Bank Kotor di desa dan kelurahan dengan ada di Kabupaten Kuningan.

“Pengelolaan sampah merupakan kesibukan wajib dalam pelayanan dasar, ” kata Dian.

Buat itu, pengelolaan sampah harus menjelma prioritas bagi desa dan kelurahan. Pasalnya, sumber utama penghasil kotor berasal dari sampah rumah tangga yang belum terpilah, baik itu sampah organik maupun non-organik.

Hal tersebut juga tertuang dalam Perda Nomor 4 Tarikh 2020 tentang Pengelolaan sampah, dan Pergub Nomor 56 Tahun 2012 tentang Pedoman Pengelolaan Sampah. Pada aturan itu disebutkan bahwa di setiap desa dan kelurahan wajib menyediakan Tempat Pembuangan Sementara (TPS).

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kuningan, menyebutkan, saat ini terdapat delapan bank sampah yang tersebar di bervariasi daerah di Kabupaten Kuningan.

Adapun delapan titik kedudukan bank sampah itu, yakni Desa Haurkuning dan Desa Nusaherang dalam Kecamatan Nusaherang, Desa Ragawacana dalam Kecamatan Kramatmulya, Desa Babakan Mulya di Kecamatan Jalaksana, Desa Caracas dan Desa Sampora di Kecamatan Cilimus, Desa Kertayasa di Kecamatan Sindang Agung, serta Desa Karanganyar di Kecamatan Darma.