Agama islam di New Delhi, Kuat Mengakar dalam Sejarah Masyarakat

Agama islam di New Delhi, Kuat Mengakar dalam Sejarah Masyarakat

REPUBLIKA. CO. ID, Memeriksa sejarahnya, pengaruh Islam memang benar kental di India. Salah kepala kota yang menjadi rumah untuk Muslim India adalah Delhi. Tanah air Delhi terbagi atas dua bagian besar, yaitu Old Delhi serta New Delhi yang menjadi ibu kota India sejak 1947. Dengan geografis, kota Delhi terbagi atas tiga wilayah besar, yakni provinsi Yamuna yang terletak…

Islam mengakar kuat di klub New Delhi

REPUBLIKA. CO. ID, Menilik sejarahnya, pengaruh Islam memang sangat kental di India. Salah satu kota yang menjadi rumah untuk Muslim India adalah Delhi. Praja Delhi terbagi atas dua arah besar, yaitu Old Delhi & New Delhi yang menjadi pokok kota India sejak 1947. Secara geografis, kota Delhi terbagi tempat tiga wilayah besar, yakni provinsi Yamuna yang terletak di lembah, wilayah perbukitan Aravalli, dan provinsi dataran Gange tic. Dengan merata wilayah 1. 483 meter persegi, Delhi berbatasan di timur secara negara bagian Uttar Pradesh. Serta, pada tiga arah mata jalan lainnya, seperti dikutip dari situs www.mapsofindia.com, Delhi ber ba permainan dengan negara bagian Haryana.

Sekitar 15 kilometer di sebelah utara Delhi terdapat provinsi Meh rauli, tempat berbagai monumen bersejarah berdiri. Di sini juga terdapat kompleks Qutab Minar yang menjadi simbol titik awal mutasi dalam sejarah India. Perubahan dengan dimaksud adalah tegaknya aturanatur berserakan Muslim di India. Penerus Mohammed Ghori (yang mengakhiri aturan Negeri Hindu di Delhi), Qutub-ud-din Aibak mendirikan Qutab Minar sebagai kode keme nang an Ghori arah Rajputs pada 1192. Qutab Minar adalah menara setinggi 72, 5 meter berlapis batu merah serta marmer. Menara ini masuk dalam warisan dunia UNESCO.

Qutab Minar selalu menjadi rumah bagi masjid perdana yang dibangun di India, yakni Masjid Quwwat-ul-Islam. Qutub-ud-din memulai pendirian masjid ini pada 1192. Barangkali, bebe rapa bagian masjid itu dibangun dari material candi-candi Hindu Sejarah pun mencatat, dinasti-dinasti gede di masa kejayaan India dipimpin oleh raja-raja Muslim yang berpaut erat pada ajaran Islam. Ucap saja, misalnya, Dinasti Slave, Khilji, Lodi, Sayyid, dan Tuqhlaq.

Kepemimpinan Muslim ini memberi dampak mendalam di dalam budaya dan tradisi masyarakat India. Sekadar contoh, tradisi perkawinan masyarakat Muslim di Delhi secara berpengaruh meng ikuti aturan dan norma Islam. Seremoni utama dari pernikahan Muslim disebut nikah. Berdasarkan kebia saan, mempelai perempuan dan mempelai laki-laki akan menandatangani surat perikatan yang disebut nikaahnama. Di Delhi, pernikahan Muslim dianggap sebagai perjamuan besar.

Laman www.ezinearticles.com me nyebut, populasi Muslim di India tersebar dalam seluruh wilayah negeri. Beberapa provinsi yang memiliki populasi Muslim agung adalah Uttar Pradesh, Madhya Pradesh, Bihar, dan Bengal Barat. Sejak sisi jumlah, Delhi pun tercatat memiliki populasi Muslim yang banyak.    

Membentang di tepian Sungai Yamuna, Delhi dihuni masyarakat yang majemuk serta kosmopolitan. Selain komunitas Muslim, di kota ini juga tinggal kurang komunitas lain, yaitu Hindu, Sikh, Jain, Kristiani, dan Baha’i. Tersedia pula beberapa komunitas minoritas yang lain seperti Parsi, Buddha, Yahudi, & India Anglo.

Muslim di Delhi bermukim di seluruh bagian kota. Pada bagian utara, yang populer dikenal Delhi Lama atau Old Delhi, memiliki konsentrasi populasi Muslim dengan besar. Old Delhi dibangun dalam 1639 di zaman Dinasti Mughal. Sejarah mencatat, dinasti-dinasti besar yang berkuasa di India sejak 1206-1526 adalah Muslim. Delhi Tengah & Delhi Timur bahkan memiliki jumlah keluarga Muslim lebih banyak sedang. Sementara di selatan Delhi, sak komunitas Muslim juga bisa dijumpai di dekat makam tokoh sufi ber nama Nizam-ud-din.

Sebagai salah utama kantong Muslim di India, Old Delhi memiliki masjid megah, yaitu Masjid Jama. Tak hanya megah, masjid ini tercatat sebagai yang terbesar di India. Masjid tersebut mampu menampung 20 ribu jamaah haji. Imam masjid ini Syed Pemimpin Bukhari memiliki peran penting sebagai pemersatu dan sumber ilmu bagi Muslim India.

Delhi juga menjadi kedudukan bagi universitas Islam terkemuka, Jamia Millia Islamia. Peletakan batu pertama pembangunan universitas ini dilakukan oleh pejuang kemerdekaan sekaligus pemikir dogma Muslim, Maulana Mehmud Hasan. Awalnya, Maulana membangun Jamia Millia Islamia di Aligarth pada 1920, sebelum kemu dian dipindah ke Karol Bagh, New Delhi pada 1925 karena krisis pembiayaan di zaman pemerintahan PM Mahatma Gandi

sumber: Harian Republika