Penjaga Tegur Warga Pasar Raya Padang tak Pakai masker

Penjaga Tegur Warga Pasar Raya Padang tak Pakai masker

REPUBLIKA. CO. ID, PADANG — Kepolisian Resor Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), memberikan teguran secara lisan kepada warga Pasar Raya Medan yang kedapatan tidak memakai kedok. Warga juga diberikan masker.

Warga yang tak pakai masker diberikan masker gratis.

REPUBLIKA. CO. ID, PADANG — Kepolisian Resor Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), memberikan teguran secara lisan pada warga Pasar Raya Padang yang kedapatan tidak memakai masker. Masyarakat juga diberikan masker.

“Masih banyak warga rekan yang kedapatan tidak menggunakan kedok, terhadap mereka diberikan teguran dengan lisan kemudian kami beri masker gratis, ” kata Kepala Kepolisian Resor Kota Padang AKBP Imran Amir, di Padang, Sabtu.

Hal itu diketahui era Kapolresta Padang melakukan peninjauan langsung ke Pasar Raya Padang semenjak pukul 14. 00 WIB, didampingi Kepala Bagian Operasional Kompol Alwi Askar, Kasatlantas AKP Syukur Hendri Saputra, dan ratusan personel.

Ia mengatakan kegiatan itu dilakukan untuk melihat kepatuhan masyarakat pasar dalam menggunakan masker menetapi angka pasien positif Covid-19 pada daerah setempat terus bertambah.

Pasar raya dipilih jadi sasaran utama karena salah satu objek keramaian, dan pernah menjadi klaster penyebaran COVID-19 sebelumnya. “Kami tidak ingin Pasar Raya Padang kembali menjadi klaster baru dan warga yang terinfeksi virus meningkat, ” katanya.

Selain memberikan teguran, polisi juga menganjurkan imbauan agar warga pasar mematuhi protokol kesehatan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Imbauan itu terkait 3M, yakni Memakai Masker, Menjaga Jarak, & Mencuci Tangan. Selain Pasar Raya, Polresta Padang juga akan menggencarkan sosialisasi dan imbauan ke tempat lain, terutama objek keramaian. “Selanjutnya akan menyasar objek keramaian lain, termasuk objek wisata, ” katanya.

Imran menjelaskan penindakan bagi pelanggar protokol kesehatan telah ada dalam Perwakot Padang, tetapi pihaknya akan mengutamakan tindakan persuasif. “Kami utamakan tindakan persuasif secara menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat, jika untukpenindakan itu merupakan langkah final, ” katanya.

Imran mengajak masyarakat sama-sama mematuhi aturan kesehatan atas dasarkesadaran diri per.

sumber: Antara