Hujan Deras, Tembok Rumah Tahanan pada Kabupaten Bangli Ambruk

Hujan Deras, Tembok Rumah Tahanan pada Kabupaten Bangli Ambruk

REPUBLIKA. CO. ID, BANGLI — Kepala Sub Periode Humas dan Reformasi Kanwil Kemenkumham Bali, I Putu Surya Dharma, mengatakan, tembok pengamanan setinggi invalid lebih delapan meter di bagian barat Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Bangli, ambruk pasca dilanda hujan deras. Hujan deras mengguyur wilayah Kabupaten Bangli pada Sabtu (10/10) pagi.

Tidak ada korban jiwa akibat ambruknya tembok rumah tahanan pada Bangli.

REPUBLIKA. CO. ID, BANGLI — Kepala Sub Bagian Humas dan Reformasi Kanwil Kemenkumham Bali, I Putu Surya Dharma, mengatakan, tembok pengamanan setinggi kurang bertambah delapan meter di sisi barat Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Bangli, ambruk pasca dilanda hujan deras. Hujan deras mengguyur wilayah Kabupaten Bangli pada Sabtu (10/10) pagi.

“Tidak ada tahanan yang berulah, tetap mendaftarkan arahan. Menurut perkiraan, ambruknya dinding pengamanan itu disebabkan hujan menyimpang seminggu terakhir, ” kata dia, dalam keterangan persnya di Denpasar, Sabtu (101/10) malam.

Ia mengatakan, hujan deras terus-menerus itu menyebabkan banjir di kira-kira tembok rumah tahanan. Lalu, volume air hujan yang tidak sesuai dengan air yang keluar melalaikan irigasi, sehingga menyebabkan genangan dengan cukup tinggi dan menggemburkan negeri di sekitar tembok.

“Puncaknya tadi pagi hujan disertai banjir menyebabkan tembok sepanjang invalid lebih 42 meter itu luntur. Hal ini pertama kali diketahuipetugas piket pengamanan yang kontrol putaran di sekitar area rumah tangsi, ” kata dia.

Ia mengatakan dari musibah dengan terjadi ini, tercatat tidak tersedia korban jiwa, baik itu Masyarakat Binaan Pemasyarakatan (WBP), petugas, maupun penduduk sekitar rutan. Selanjutnya, mengintruksikan untuk tetap menempatkan para WBPyang berada di Rumah TahananBangli tetap berada dalam kamar.

Jumlah WBP sebanyak 290 orang termasuk dua orang bayi pesanan yang dibawa perempuanWBPyang ditahan dalam Rumah TahananBangli diminta tetap dalam dalam kamar huniannya masing-masing secara keadaan pintu terkunci. “Dengan jalan itu dapat mengurangi lalu-lintas warga binaan, lalu memperkuat pengamanan dengan berjaga agar semakin siaga dalam melaksanakan tugas, karena area terkuak akibat ambruknya tembok sangat luas segera diperbaiki hari ini pula, ” jelasnya.

Tengah itu, Kodim 1626/Bangli juga bergotong-royong mengatasi dampak hujan lebat berkelanjutan itu. Kemudian, melakukan normalisasi longsoran tanah yang menutup badan berkepanjangan di beberapa titik di provinsi Bangli seperti di Desa Jehem, Kecamatan Tembuku, Desa Demulih, Daerah Tiga, Desa Sulahan, Desa Menyusut, Kecamatan Susut, dan sejumlah tempat laindi Kecamatan Bangli.

“Beberapa titik longsor terjadi kelanjutan hujan lebat yang terjadi sebab tadi malam. Kebetulan di wilayah yang terjadi longsor kondisi tanahnya sangat labil sehingga pada musim hujan rawan akan tanah longsor”, kata Komandan Kodim 1626/Bangli, Letnan Kolonel Infantri I Gde Putu Suwardana.