Penerapan Film Dilarang Sediakan Konsumsi Prasmanan

Penerapan Film Dilarang Sediakan Konsumsi Prasmanan

REPUBLIKA. CO. ID,  JAKARTA — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi yang membolehkan sektor perfilman kembali melangsungkan kegiatan produksi. Namun, kegiatan penerapan berlangsung dengan ketentuan khusus, sesuai larangan menyediakan konsumsi bagi kru yang terlibat dengan metode prasmanan.

Penanggung jawab karya harus memastikan produksi film tidak menimbulkan kerumunan.

REPUBLIKA. CO. ID,   JAKARTA — Pemerintah Daerah DKI Jakarta kembali memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi yang membolehkan sektor perfilman kembali melakukan kegiatan produksi. Namun, kegiatan produksi berlangsung dengan ketentuan istimewa, seperti larangan menyediakan konsumsi bagi kru yang terlibat dengan jalan prasmanan.

“Pelayanan makanan dilarang di bentuk prasmanan, ” demikian salah satu bunyi ketentuan dalam Pengaturan PSBB transisi yang dikeluarkan Pemprov DKI Jakarta di situsnya dengan dipantau di Jakarta, Ahad (11/10)

Aturan itu tercatat dalam paparan mengenai pengaturan semasa PSBB Transisi yang akan dimulai pada Senin (12/10) hingga Satu (25/10). Selain itu, kegiatan buatan film itu pun diwajibkan buat mengikuti protokol kesehatan 3M, serupa menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

Kejadian terpenting yang ditekankan dalam penerapan karya audio visual itu ialah penanggung jawab karya harus mengambil kegiatan itu tidak menimbulkan kelompok. Tidak hanya film, seluruh macam karya berbentuk audio dan audio-visual, diwajibkan menjalankan dua aturan istimewa itu.

Bagi para-para pembuat karya audio-visual juga diminta untuk mengajukan persetujuan teknis pada pihak terkait, seperti pengelola lokasi syuting. “Jam operasional dan ketentuan waktu mengikuti persetujuan teknis, ” bunyi ketentuan dari Pemprov DKI Jakarta itu.

Secara umum, Pemprov DKI Jakarta menodong empat hal diterapkan selama PSBB transisi, di antaranya menjaga kebersihan lewat perilaku hidup bersih serta sehat (PHBS), menjaga jarak, menodong setiap penanggung jawab kegiatan buat menyediakan fasilitas contact tracing dan merancang pendataan.

sumber: Antara