Lampard Akui Chelsea Kesulitan Hadapi 10 Pemain Rennes

Lampard Akui Chelsea Kesulitan Hadapi 10 Pemain Rennes

REPUBLIKA. CO. ID,  LONDON — Dua lulus dari tendangan penalti dan surat merah terhadap satu diantara penggawa Rennes mewarnai kemenangan Chelsea atas pemangku Prancis itu di partai ketiga babak penyisihan Grup E Liga Champions, Kamis (5/11) dini hari WIB. Dalam laga yang dihelat di Stadion Stamford Bridge, The Blues mencukur tamunya, Rennes, 3-0.

Lampard pun memuji sikap profesionalitas dengan ditunjukan anak-anak asuhnya.

REPUBLIKA. CO. ID,   LONDON — Dua gol dari tendangan penalti dan kartu merah kepada salah satu penggawa Rennes membumbui kemenangan Chelsea atas wakil Prancis itu di partai ketiga bagian penyisihan Grup E Liga Champions, Kamis (5/11) dini hari WIB. Dalam laga yang dihelat dalam Stadion Stamford Bridge, The Blues mencukur tamunya, Rennes, 3-0.

Tim asal London Barat itu membuka kemenangan di laga itu via eksekusi penalti Timo Werner pada menit ke-10. Wasit menunjuk titik putih usai Werner dilanggar Dalbert Henrique di kotak hukuman. Namun, ini bukan satu-satunya ganjaran penalti yang didapatkan Chelsea pada laga ini.

Pada menit ke-41, Chelsea kembali mendapatkan hadiah tendangan penalti. Dalbert kembali menjadi pasal hadiah penalti tersebut. Kali itu, Dalbert dinilai melakukan handball . Tidak berhenti datang disitu, Dalbert juga diusir pemimpin setelah menerima kartu kuning kedua.  

Seperti pada tendangan penalti pertama, Werner kembali sukses menjebloskan bola dalam kesempatan kedua menjadi eksektor tendanhgan penalti Chelsea pada laga ini. Pelatih Chelsea, Frank Lampard, menyebut, unggul dua lulus dan jumlah pemain membuat anak-anak asuhnya tampil lebih nyaman pertama pada penghujung babak pertama.

Namun, pelatih pokok Inggris itu juga mengakui, di awal babak kedua, para penasihat Chelsea tetap menemui kesulitan masa berhadapan dengan 10 pemain Rennes. ”Kami bereaksi cukup bagus pada awal babak pertama. Tidak selalu mudah menghadapi 10 pemain, karena mereka memiliki kesempatan untuk mempercakapkan dan melakukan perubahan strategi dalam jeda antar babak, ” sebutan Lampard seperti dilansir Eurosports, Kamis (5/11).

Lampard pun memuji sikap profesionalitas yang ditunjukan anak-anak asuhnya di pertarungan tersebut, terutama pada babak kedua. Meski unggul jumlah pemain, akan tetapi para penggawa The Blues enggan meremehkan kemampuan Rennes. Para penasihat Chelsea tetap berusaha untuk mengalirkan bola dan melancarkan serangan ke jantung pertahanan Rennes. Ujungnya, Tammy Abraham menambah keunggulan Chelsea di menit ke-50.

”Pada awal babak kedua, kami tetap mengalirkan bola dengan indah. Jadi, elemen profesionalitas dari pertunjukan kami cukup bagus di langgar ini. Rennes adalah lawan dengan bagus. Kami hanya tidak sedia meremehkan mereka. Saya rasa, Kamu pun bisa melihat, saat status 11 lawan 11, mereka merupakan tim yang kuat dengan mengandalkan kekuatan fisik dan teknik individu pemain, ” ujar eks guru Derby County tersebut.

Tambahan tiga angka pada laga ini membawa Chelsea memuncaki klasemen sementara Grup E. Chelsea berhak menempati posisi teratas klasemen sementara lantaran unggul selisih gol atas Sevilla, usai kedua tim bermain imbang, 0-0, di sabung pertama penyisihan Grup E Asosiasi Champions, akhir bulan lalu.