Travel Diminta Lebih Ketat Terima PCR Jamaah Umroh

Travel Diminta Lebih Ketat Terima PCR Jamaah Umroh

IHRAM. CO. ID, JAKARTA — Sebanyak tiga jamaah umroh dinyatakan positif covid-19. Wakil Kepala Komisi VIII DPR Ace Hasan Syadzily menduga adanya tiga jamaah umroh yang positif tersebut lantaran menggunakan tes PCR yang tak dapat dipertanggungjawabkan.

IHRAM. CO. ID, JAKARTA — Sebanyak tiga jamaah umroh dinyatakan positif covid-19. Wakil Ketua Komisi VIII DPR Ace Hasan Syadzily  menduga adanya tiga jamaah umroh yang pasti tersebut lantaran menggunakan tes PCR yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

“Untuk itu, PPIU (Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umroh) atau travel agar lebih ketat di menerima hasil tes swab PCR para jamaah umroh itu, ” kata Ace kepada Republika , Senin (9/11).

Ia menyarankan agar sepantasnya para calon jamaah umroh Indonesia melakukan uji swab di Rumah Sakit (RS) atau laboratorium dengan memang sudah memiliki kreadibilitas dan terpercaya. Selain itu, ia juga berharap para jamaah dapat berkoordinasi dengan PPIU atau travel terpaut lokasi PCR yang disarankan.

“RS, klinik atau lab. ini harus terdaftar berdasarkan berasaskan assesment dari Kementerian Kesehatan MENODAI. Dengan demikian, hasil swab Covid-19 betul-betul terpercaya. Hal ini dilakukan agar para calon jamaah tersebut betul-betul negatif Covid-19, ” ujarnya.

Politikus Partai Golkar itu akan mengusulkan untuk mempercakapkan penyelenggaraan ibadah umroh di era pandemi ini dalam Rapat Bayaran VIII di masa sidang tersebut. “Kementerian Agama sendiri telah mengeluarkan KMA (Keputusan Menteri Agama) & kami akan membahas bagaimana pelaksanaannya saat ini, ” ucapnya.

Sebelumnya Komisi Haji KJRI Jeddah, Endang Jumali membenarkan informasi jamaah umroh Indonesia yang dinyatakan positif covid-19. Menurut Endang, ada tiga orang jemaah yang memiliki hasil tes positif setelah dilakukan swab ulang di Arab Saudi

“Iya memang cocok ada terdeteksi tiga jamaah, jalan pada saat di Indonesia symptoms belum muncul, ” kata Endang saat dikonfirmasi dalam pesan tercatat, Kamis (5/11).

Terhadap tiga jamaah Indonesia yang pasti ini, telah dilakukan isolasi terpisah dari jamaah lainnya sebagaimana keyakinan edaran Kemenhaj Arab Saudi. Itu akan diizinkan melakukan umrah jikalau hasil swab selanjutnya menunjukkan minus virus corona.

“Yang bersangkutan akan dilakukan test ulang setelah tiga hari mendatang kemudian melakukan umroh jika sudah minus, ” ujarnya.