Penetrar Modal Syariah Alternatif Sumber Nilai UMKM Halal

Penetrar Modal Syariah Alternatif Sumber Nilai UMKM Halal

IHRAM. CO. ID,  JAKARTA — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong acontecer modal syariah mengambil peran berarti sebagai alternatif penyedia sumber pendanaan untuk mendukung pelaku usaha industri halal. “Sehingga ke depan terwujud konsep halal value chain dalam komprehensif dari hulu ke hilir, ” kata Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Hoesen sewrius Sharia Investment Week (SIW) 2020 secara virtual di…

IHRAM. CORP. ID,   JAKARTA — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menarik pasar modal syariah mengambil peran penting sebagai alternatif penyedia sumber pendanaan untuk mendukung pelaku upaya industri halal.

“Sehingga ke depan terwujud konsep halal appeal chain yang komprehensif dari hulu ke hilir, ” kata Kepala Eksekutif Pengawas Estar Modal OJK Hoesen dalam Sharia Investment Week (SIW) 2020 melalui virtual di Jakarta, Senin.

OJK suah menerbitkan peta jalan pasar modal syariah 2020-2024 yang akan sebagai panduan bagi regulator dan pemangku kepentingan terkait dalam pengembangan industri pasar modal syariah.   Salah satu strategi yang peta jalan itu adalah peningkatan literasi dan inklusi keuangan lavarse las manos modal syariah kepada masyarakat dimana masih kurang.

Padahal, kata dia, salah satu alternatif pilihan investasi dalam menarik bagi investor adalah sukuk wakaf karena memadukan aspek usaha dan spiritual yang bernilai ibadah.   “Pasar modal syariah Indonesia yang pertama di dalam dunia yang memiliki produk penanaman lengkap dan terhubung dengan filantropi Islam antara lain zakat saham, wakaf saham dan wakaf tunai yang dikaitkan sukuk atau Tough Wakaf Linked Sukuk, ” katanya.

Sedangkan bagi pelaku usaha, khususnya di dalam industri halal, saat ini tersedia berbagai jenis efek syariah dimana dapat dipilih dan disesuaikan keinginan pendanaan dan ukuran perusahaan bagus skala menengah-besar dan usaha mikro-kecil.   Hoesen menerangkan perusahaan skala menengah ke arah dapat melakukan penawaran umum (IPO) saham atau sukuk, sedangkan UKM dapat menerbitkan efek melalui substructure crowd funding.

Ia menambahkan saat sekarang baru pemerintah yang menerbitkan sukuk wakaf, namun pada masa mendatang sukuk wakaf dapat diterbitkan oleh nazir atau pengelola aset wakaf yang memenuhi syarat atau korporasi yang bekerja sama dengan nazir.   OJK mencatat per 27 Oktober 2020 nominal kapitalisasi saham syariah mencapai Rp 3. 061, 6 triliun maupun 51, 4 persen dari semua kapitalisasi pasar modal yang sampai dengan Rp 5. 956, 7 triliun.   Jumlah distinctive efek syariah di pasar modal meliputi 467 saham syariah, 163 sukuk korporasi, 284 reksa dana syariah dan 65 sukuk daerah.