REPUBLIKA. CO. ID, DEPOK — Supermarket Giant berencana mengatup seluruh gerainya di seluruh Indonesia. Penutupan itu pengaruh dari pandemi Covid-19 dengan membuat lesunya minat beli masyarakat. Giant juga dianggap kalah bersaing dengan menjamurnya supermarket lain yang menunjukkan kelengkapan daftar belanja untuk masyarakat.

Besar Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Depok, Manto mengatakan, terdapat tiga gerai Giant di Kota Depok. Lokasinya berada di Giant Tole Iskandar, Giant Cimanggis, serta Giant Margo City dengan sudah terlebih dahulu menutup. “Kami akan melakukan komunikasi dengan manajemen Giant terkait nasib para karyawannya, ” ujar Manto di Bangsal Kota Depok, Jawa Barat Jumat (28/5).

Informasi yang diperoleh Disnaker, kata Manto, Giant dalam Kota Depok ditutup tetap pada Juli 2021. Alhasil, masih ada waktu kepala bulan bagi karyawan untuk mencari peluang. “Kami telah berkomunikasi dengan asosiasi atau Ketua Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Pekerja (DPC Aspek) Indonesia dan dalam waktu dekat akan bertemu secara manajemen Giant, ” jelasnya.

Manto mengatakan, berdasarkan keterangan dari DPC Aspek Indonesia, tutupnya Giant merupakan kebijakan internal. Biar begitu, pihaknya memiliki relevansi agar seluruh karyawan yang bekerja di Giant diperhatikan dan mendapatan haknya.

“Dan berharap manajemen Giant mampu memenuhi seluruh hak karyawan sesuai masa kerjanya. Mudah-mudahan permasalahan ini bisa diselesaikan dengan baik, ” sirih Manto.

Patuh Manto, Disnaker terus memonitor terkait kejelasan nasib pegawai Giant di Kota Depok. Pihaknya mencatat ada agak 200 pegawai yang main di Giant, Kota Depok.

“Jadi, nasib karyawan Giant hendak terus kami monitor. Perusahaan harus memberikan hak cocok dengan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Pesangon. Jadi, pesangon karyawan harus diselesaikan dengan baik serasi peraturan, ” kata Manto.

Source: repjabar. republika. co. id