IKEA akan Berhenti Terbitkan Katalog

IKEA akan Berhenti Terbitkan Katalog

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA — IKEA akan berhenti menerbitkan katalog ikoniknya setelah terbit selama hampir 70 tahun. Katalog IKEA edisi terbaru, yang dirilis pada musim panas 2020 dilaporkan menjadi edisi terakhir yang terbit.

IKEA akan fokus menghasilkan katalog secara digital.

REPUBLIKA. CO. ID, JAKARTA — IKEA akan berhenti menerbitkan katalog ikoniknya setelah terbit selama hampir 70 tahun. Katalog IKEA edisi terbaru, yang dirilis pada musim panas 2020 dilaporkan menjadi edisi belakang yang terbit.

Perusahaan raksasa furnitur itu merilis catatan setahun sekali, biasanya pada kamar Agustus atau September, dan dikasih secara cuma-cuma kepada konsumen. Pembuat IKEA, Ingvar Kamprad, merilis senarai pertama dengan mencetaknya sebanyak 285 ribu eksemplar dan didistribusikan cuma di Swedia.

Sementara katalog IKEA di Inggris rilis tahun 1988. Saat ini, katalog IKEA masih tersedia di tokonya di semesta dunia.

Menyetop catatan fisik adalah bagian dari dasar IKEA untuk fokus membuat catatan secara digital. Di lain bagian, pada musim gugur 2021, Ikea berencana untuk meluncurkan sebuah buku yang berisi furnitur IKEA serta inspirasi rumah.

IKEA mendeskripsikan buku itu sebagai “penghargaan dan perayaan” dari katalognya. Namun, buku ini hanya dicetak mulia kali saja, bukan rilis tahunan.

“Selama 70 tahun, katalog telah menjadi salah kepala produk kami yang paling unik dan ikonik, dan telah menginspirasi jutaan orang di seluruh dunia. Mengubah halaman katalog kesayangan awak sebenarnya adalah proses alami sejak konsumsi media dan perilaku konsumen telah berubah, ” kata Managing Director Inter IKEA Konrad Grüss seperti dikutip dari The Sun di Selasa (8/12).

“Untuk menjangkau dan berinteraksi dengan banyak orang, kami akan terus menginspirasi dengan cara yang lebih gres, ” tambah dia.

Tak hanya IKEA, perusahaan Argos juga berhenti mencetak katalognya setelah 50 tahun pada bulan Juli. Argos yang berspesialisasi dalam bahan rumah tangga, elektronik dan mainan, mengucapkan selamat tinggal pada katalog fisik karena pembeli semakin beringsut ke online .