Selama beberapa pekan terakhir, Indramayu berhasil mempertahankan status kawasan oranye.

REPUBLIKA. CO. ID,   INDRAMAYU — Kabupaten Indramayu kembali berada pada daerah merah (risiko tinggi) dalam penyaluran Covid-19. Masyarakat pun diimbau untuk tidak lengah dalam menjalankan protokol kesehatan.

Sebelumnya, selama beberapa pekan terakhir, Kabupaten Indramayu berhasil mempertahankan status kawasan kuning ataupun zona oranye. Namun dalam status atau level kecermatan Covid-19 di Jawa Barat masa 23 November hingga 29 November yang disampaikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat, Kabupaten Indramayu kembali masuk dalam status zona merah.

“(Status kawasan merah) karena lonjakan kasus serta kematian (akibat Covid-19), ” perkataan Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Boni Koswara, Rabu (2/12).

Bersandarkan data dari Satgas Covid-19 Kabupaten Indramayu, pada Selasa (1/12), terdapat penambahan 33 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19. Selain itu, adapula satu orang pasien Covid-19 yang meninggal dunia.

Dengan penambahan itu, maka jumlah total pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Indramayu sudah mencapai 794 karakter. Dari jumlah tersebut, 282 orang dinyatakan sembuh, 465 orang dalam perawatan dan 47 orang meninggal.

Deden berharap, masyarakat tanpa mengabaikan penerapan protokol kesehatan. Pasalnya, pandemi Covid-19 hingga saat itu belum berakhir. “Tolong jangan pendapat sepele. Covid-19 masih ada & bisa menyerang siapa saja, ” tandas Deden.