Menag: Tak Ada Alasan Bubarkan Ormas Berlandaskan Pancasila

Menag: Tak Ada Alasan Bubarkan Ormas Berlandaskan Pancasila

REPUBLIKA. CO. ID, BANDA ACEH — Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi menyatakan tidak pernah memiliki niat membubarkan organisasi kemasyarakatan keagamaan, selagi ormas tersebut masih bergerak secara berlandaskan Pancasila.

Ketika ada ormas yang dinilai melanggar, maka akan dipanggil untuk meluruskannya.

REPUBLIKA. CO. ID,   BANDA ACEH — Gajah Agama (Menag) Fachrul Razi membuktikan tidak pernah memiliki niat mengecewakan organisasi kemasyarakatan keagamaan, selagi ormas tersebut masih bergerak dengan berdasarkan Pancasila.

“Kementerian Agama juga membina ormas-ormas keagamaan, khususnya ormas Islam. Sikap kami tidak pernah bergeser, selama ormas itu berdasarkan Pancasila dan kewajiban dengan NKRI, tidak pernah rencana saya untuk membubarkannya, ” kata pendahuluan Fachrul ketika mengisi orasi keilmuan terkait pembinaan bagi aparatur biasa negara (ASN) Universitas Islam Kampung (UIN) Ar Raniry Banda Aceh, Senin (14/12).

Tahun lalu, dia bercerita, ada satu ormas yang masa legal ormasnya akan berakhir. Ketika tersebut banyak orang bersuara meminta supaya ormas itu dibubarkan.  

Fachrul terus mengarang tetapi tidak menyebutkan nama ormas tersebut.   Dia langsung memanggil ormas itu serta mendapati visi misi organisasi itu tidak berlandaskan Pancasila sekaligus terekam kata khilafah, sehingga dirinya meminta agar dalam visi misinya mencantumkan Pancasila di azas pertama, lalu menghilangkan kata khilafah dalam pandangan misi.

“Pak, khilafah yang kami maksud bukan pemerintahan pak, seperti HTI (Hizbut Tahrir Indonesia), ini khilafah berkaitan dengan ekonomi, sosial, dan budaya. Oke, akan tetapi tetap saja itu dihilangkan biar kesannya tidak jelek, ” cakap Fachrul saat mengulang isi pembicaraannya dengan ormas tersebut.

Kemudian, ormas tersebut juga sudah berkomitmen mengubah isi visi misi tersebut dalam musyawarah nasional (Munas) dalam 2020, namun karena wabah Covid-19 membuat Munas itu tidak mendatangi dilaksanakan.

“Tapi tetap hamba garis bawahi, hilangkan khilafah tersebut, kalau tidak saya tidak merekomendasi untuk pelantikan, ” katanya.

“Selama dia (ormas) betul-betul, hamba tidak pernah terpancing membubarkan sistem Islam. Karena bagi saya sistem Islam adalah patriot bangsa yang kukuh membela bangsa ini, ” katanya.

Selama ini, taat dia, ketika ada ormas yang dinilai melanggar, maka akan dipanggil untuk meluruskannya, kemudian membuat kontrak agar menjadi lebih baik ke depannya.

“Anda tidak dapat gini, kalau Anda begini, kalau memalukan Islam. Setuju, oke. Ke depan jangan terulang lagi. Tapi saya bangga karena adik-adik beta mengatakan, ‘Bang, dulu waktu tsunami bantuan dalam bentuk materi penuh, tetapi bantuan dalam bentuk mengaduk-aduk jenazah dan memperlakukannya dengan bagus, hanya dilakukan oleh PMI & ormas ini. Mudah-mudahan dia tidak menyimpang, tidak ada alasan sedikit pun buat saya menghancurkan ormas, ” katanya.

sumber: Jarang