Pendapatan bisnis pekerjaan Google melonjak sebesar 30 persen.

REPUBLIKA. CO. ID,   CHICAGO — Penghasilan pokok Google, Alphabet, melonjak di dalam kuartal pertama 2021 sebab orang-orang yang terjebak dalam rumah selama pandemi memakai lebih banyak layanannya. Faedah bersih Alphabet melonjak 162 persen ke rekor 17, 9 miliar dolar AS dalam tiga bulan tenggat Maret, karena pendapatan iklan membengkak sepertiga.

Itu terjadi ketika raksasa teknologi ini menghadapi pengawasan dengan meningkat atas kekuatannya & pandemi membuat orang-orang beralih ke internet lebih daripada sebelumnya. “Selama setahun belakang, orang-orang beralih ke Google Penelusuran dan banyak servis online untuk tetap memperoleh informasi, terhubung, dan terhibur, ” kata CEO Alphabet dan Google, Sundar Pichai, dilansir di BBC, Rabu (28/4).

Analis mengharapkan kinerja yang baik karena ekonomi di semesta dunia terus dibuka kembali, mendorong lebih banyak pengeluaran untuk iklan online.

Pendapatan bisnis pencarian Google naik sebesar 30 persen menjadi 31, 9 miliar dolar AS pada kuartal tersebut, sementara penjualan di YouTube melonjak 49 persen menjelma 6 miliar dolar GANDAR.

Satu-satunya urusan yang dihadapi raksasa teknologi ini adalah tindakan regulasi lanjutan atas masalah-masalah seperti persaingan usaha dan privasi.

Perselisihan terbaru muncul pada hari Senin (26/4), ketika perusahaan teknologi TV streaming Roku menduga Google terlibat dalam kesibukan anti persaingan untuk menguntungkan YouTube dan bisnis unit kerasnya.

Tengah itu, regulator AS dan Eropa terus membahas pengetatan pengawasan terhadap Google & raksasa teknologi lainnya, tetapi belum menyetujui undang-undang. Pada belakang hasil yang kuat, saham Alphabet naik 4, 5 persen dalam perniagaan setelah jam kerja.

Source: republika. co. id