Punjab India pastikan stok gandum tenang selama Ramadhan

REPUBLIKA. CO. ID, PUNJAB—Menteri Literasi serta Pendidikan Dasar Informal Punjab, Baginda Rashid Hafeez, memastikan negara bagian di India bagian barat laut itu tidak mengalami kekurangan gandum.

Pemerintah, kata dia, juga tak akan mengizinkan siapapun untuk menciptakan krisis pangan buatan selama Ramadhan.    

Perdana Menteri Imran Khan juga telah menaikan harga gandum dengan tujuan menguntungkan petani dan memajukan produksi. Kebijakan ini diharapkan bisa menghalau segala kemungkinan ketidaksimbangan permintaan dan pasokan pangan, termasuk dalam pasar-pasar umum di seluruh Daerah Punjab.  

Selain memastikan ketersediaan pangan dan kesejahteraan petani, negeri juga telah meresmikan sebuah pekerjaan baru untuk memudahkan akses bangsa.  

Kepala Rashid Hafeez mengatakan bahwa sumber daya nasional adalah milik umum dan pemerintah PTI memastikan penerapan sumber daya ini secara terang pada skema kesejahteraan publik.

“Kami adalah penjaga keuangan nasional dan menghabiskan setiap sennya untuk proyek-proyek kesejahteraan publik dengan sangat jujur, ” ujarnya yang dikutip di Pakistan Observer, Senin (15/2).  

Dia mengatakan bahwa Gajah Utama Punjab Sardar Usman Buzdar telah mengadopsi kebijakan yang sebentuk dan tidak diskriminatif untuk pendirian seluruh provinsi dan penyediaan sarana dasar bagi masyarakat.

“Untuk pertama kalinya di sejarah provinsi, kontrak pekerjaan wujud diberikan berdasarkan prestasi dan dijamin dengan sangat hati-hati bahwa uang publik hanya digunakan untuk ketenteraman masyarakat dan tidak terjadi manipulasi, ” tambahnya.

Raja Rashid Hafeez mengatakan bangsa harus mendukung pemerintah dalam metode rekonstruksi tanah air tercinta. “Semua warga negara yang mencintai negeri harus menolak politik negatif sebab oposisi yang saling senang hari ini untuk menyelamatkan pendapatan licik mereka sedangkan di masa cerai-berai sekutu yang sama ini mencanangkan slogan untuk memulihkan kekayaan yang dijarah dari perut masing-masing, ” katanya.

Sumber:   pakobserver

Source: republika. co. id