Penjaga Tangkap Dua Pengunggah Video Bang Berisi Ajakan Jihad

Penjaga Tangkap Dua Pengunggah Video Bang Berisi Ajakan Jihad

REPUBLIKA. CO. ID, SEMARANG — Polisi menangkap dua pelaku penyebar video serta pengumandang adzan berisi ajakan jihad di Kabupaten Tegal yang diunggah di media sosial Youtube. Pengungkapan tindak pidana informasi dan pembicaraan elektronik (ITE) tersebut berawal daripada laporan masyarakat yang resah untuk beredarnya video azan berisi ajakan jihad itu.

Pengungkapan berawal dari laporan kelompok yang resah atas beredarnya gambar azan.

REPUBLIKA. CO. ID, SEMARANG — Polisi menangkap besar pelaku penyebar video dan pengumandang adzan berisi ajakan jihad pada Kabupaten Tegal yang diunggah pada media sosial Youtube. Pengungkapan tindak pidana informasi dan transaksi elektronik (ITE) tersebut berawal dari masukan masyarakat yang resah atas beredarnya video azan berisi ajakan jihad itu.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Iskandar F. Sutisna mengatakan, sebuah video berdurasi satu menit 12 detik dengan tajuk “SERUAN JIHAD Dr Tegal Dalam Pimpin Oleh Pimpinan Oleh HABIEB FADHILASSEGGAF ASSEGAF Demi Mnjaga& Mngwal IB. HRS& HABIEB HANIF” diunggah di Youtube. “Sekitar 2 Desember terdapat video yang diperbincangkan dengan diunggah di akun Youtube dengan nama Agung Mujahid, ” katanya di Semarang, Senin (7/12).

Petugas yang menerima laporan tersebut kemudian menangkap pemilik akun Agung Mujahid yang diketahui bernama Johanes Istimewa Kurniawan (43 tahun) warga Kecamatan Gubeng, Kota Surabaya, Jawa Timur. Dari pengembangan, polisi mengetahui wujud yang mengumandangkan azan berisi lambaian jihad bernama Slamet warga Kabupaten Tegal.

Slamet ternyata sudah mendekam di tahanan Polres Tegal akan dugaan tindak pidana penipuan. Dibanding penelusuran polisi, diketahui azan dengan dikumandangkan tersebut merupakan acara pengajian yang bertempat di Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal pada 29 November 2020.

Untuk perbuatannya, kedua pelaku dijerat dengan Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE.

sumber: Antara