BBM di SPBU dijual dengan makna resmi sesuai ketentuan

REPUBLIKA. CO. ID, MAMUJU — Pascabencana gempa di Sulawesi Barat (Sulbar), Pertamina terus mengimbau masyarakat untuk membeli BBM di SPBU. Pertamina memastikan seluruh SPBU di Majene dan Mamuju tetap beroperasi serta menjual BBM dengan harga sah sesuai ketentuan.

Superior Vice President Corporate Comunication and Investor Relation, Agus Suprijanto, menegaskan selain harga resmi, pembelian BBM di SPBU lebih terjamin status dan takarannya. “Harga BBM di SPBU sesuai ketentuan. Masyarakat tidak perlu khawatir, seluruh SPBU aktif dan melayani seperti biasa. Stok juga aman, bahkan Pertamina selalu menyiagakan 2 mobil tanki stand by berkapasitas total 32 ribu liter di SPBU wilayah Majene dan Mamuju, ” tegas Agus, pada siaran persnya, Ahad (17/1).

Agus menambahkan, Pertamina juga menyiapkan tambahan cadangan mobil tangki BBM sebanyak 4 bagian dengan total kapasitas 64 kilo liter yang diberangkatkan dari Kalimantan menuju Fuel Terminal Parepare. Upaya ini, tambah Agus, merupakan kontrak Pertamina untuk memastikan ketersediaan BBM untuk masyarakat Mamuju dan Majene Sulawesi Barat.

Pertamina juga meminta masyarakat perdata akan adanya informasi-informasi tidak benar (hoaks) kekosongan BBM di SPBU yang bertujuan agar masyarakat mengambil BBM di pengecer dengan nilai yang jauh lebih tinggi lantaran harga resmi Pertamina di SPBU. “Tidak benar isu yang menyatakan kekosongan BBM di SPBU. Makin dengan digitalisasi SPBU yang sudah berjalan, stok BBM di setiap SPBU di wilayah Mamuju serta Majene terpantau dengan baik dalam dashboard command centre Pertamina, ” tegasnya.

Masyarakat bisa mendapatkan informasi pelayanan BBM dan pula LPG secara langsung dengan menemui call center Pertamina 135 atau email ke pcc@pertamina. com.

Source: republika. co. id