Pendapatan ‘Suicide Squad’ disebut yang terburuk kedua setelah ‘Wonder Woman 1984’.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Film “Suicide Squad” yang baru dirilis dianggap mengalami kesulitan di box office. Film yang disutradarai oleh James Gunn itu rupanya tidak menuai hasil sesuai ekspektasi.

Selama akhir pekan pembukaannya, “The Suicide Squad” hanya meraup 26,5 juta dolar AS atau sekitar Rp 381,2 miliar. Sulit untuk mengetahui dengan tepat apakah itu pencapaian yang sukses atau tidak. 

“Ini adalah akhir pekan pembukaan box office terendah kedua dalam sejarah DCEU setelah “Wonder Woman 1984”, yang dirilis selama periode waktu Covid-19. Film yang dibintangi Gal Gadot itu hanya mengumpulkan 16,7 juta dolar AS atau di akhir pekan pembukaannya,” lapor halaman Cnet, dilansir Senin (9/8).

Hasil yang diraih berada di bawah ekspektasi. Untuk film dengan anggaran 185 juta dolar itu, banyak yang memperkirakan bisa mengumpulkan hingga 40 juta dolar (Rp 575,4). Sebagai perbandingan, “Black Widow” membukukan 40 juta dolar AS di hari pembukaan dan film seperti “Jungle Cruise” menghasilkan 35 juta dolar AS di akhir pekan pembukaannya.

“The Suicide Squad” adalah film berperingkat R, yang membatasi penonton, tetapi 26,5 juta adalah angka yang hampir tidak diraih film berperingkat R lainnya, seperti “Mortal Kombat” (23,3 juta dolar AS), dan “The Conjuring: The Devil Made Me Do It”, yang mencapai 24,1 juta dolar AS. Namun tetap saja, tampaknya “The Suicide Squad”, pada saat ini, dianggap kurang berhasil di box office.

Dalam film “Suicide Squad”, dikisahkan tentang sekelompok penjahat super paling berbahaya di dunia Bloodsport, Peacemaker, King Shark, Harley Quinn, dan lainnya yang dikirim ke pulau Corto Maltese yang terpencil dan dipenuhi musuh. Berbekal senjata berteknologi tinggi, mereka melakukan perjalanan melalui hutan berbahaya dalam misi pencarian dan penghancuran.

Source: republika.co.id