Ikan tersebut itu dipasarkan ke pasar tradisional di Sumbar, Jambi, Riau dan Bengkulu

REPUBLIKA. CO. ID,   AGAM — Permintaan ikan air dingin di Danau Maninjau, Kabupaten Agam, Sumatra Barat (Sumbar) pada awal Ramadhan 1442 H mencapai 40 ton. Jumlah ini meningkat daripada hari biasa sekitar 35 ton.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perikanan serta Ketahanan Pangan Agam, Edi Natrial didampingi Penyuluh Perikanan, Asrul Deni Putra macam ikan yang diminati adalah seperti ikan jenis nila dan mas. Ikan tersebut itu dipasarkan ke rekan tradisional di Sumbar, Jambi, Riau dan Bengkulu.

Ikan itu dibawa menggunakan mobil truk serta setiap hari sekitar 10 sampai 20 unit mobil yang berangkat ke daerah permintaan.

Permintaan ikan air tawar itu bakal bertambah menjelang Lebaran, namun persediaan ikan cairan tawar di Danau Maninjau aman sampai Lebaran belakang, karena petani masih melaksanakan budidaya ikan.

“Ikan di Danau Maninjau tidak bakal habis, meskipun ada kematian ikan sekitar lima ton akibat jalan kencang pada awal April 2021, ” katanya, Rabu (14/4).

Simpanan ikan di kolam minuman deras dan kolam air tenang di sepanjang arus Sungai Batang Antokan masih tersedia. Harga ikan tingkat petani di keramba jaring apung Rp 18 ribu sampai Rp 19 seperseribu per kilogram. Untuk kehormatan tingkat pedagang di Agam Rp 25 ribu bagi kilogram.

sumber: Antara

Source: republika. co. id